Surumba.com - Kawasan transmigrasi di Kabupaten Buton mendapatkan bantuan pembangunan fasilitas sanitasi dan pendidikan dari Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia. Bantuan tersebut berupa pembangunan toilet layak serta ruang kelas belajar yang diperuntukkan bagi kawasan transmigrasi di sejumlah kecamatan.

Kepala Dinas Transmigrasi Kabupaten Buton, Drs. Harmin, M.Eng., mengatakan bantuan tersebut mencakup enam unit fasilitas yang dibangun di kawasan transmigrasi.

“Ada enam unit di bangun di kawasan transmigrasi,” ujarnya di kantornya, Jumat Jumat (23 Januari 2026).

Ia menjelaskan, pembangunan enam unit toilet layak dan ruang kelas belajar tersebut telah rampung pada Desember 2025. Saat ini, seluruh fasilitas yang dibangun sudah dapat digunakan oleh masyarakat di kawasan transmigrasi.

Kata dia pembangunan 6 unit toilet layak dan ruang kelas belajar selesai pada Desember 2025 dan saat ini sudah digunakan.

Program pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari program nasional Kementerian Transmigrasi yang menyasar 154 kawasan transmigrasi di Indonesia. Fokus utama program ini adalah peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan dasar, khususnya melalui penyediaan sarana sanitasi modern dan perbaikan infrastruktur pendidikan.

Menurut Harmin, perbaikan fisik sekolah dan penyediaan toilet yang layak menjadi inti dari program tersebut. Upaya ini ditujukan untuk mendukung aktivitas belajar mengajar serta menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat bagi masyarakat transmigran.

Ia menambahkan, langkah lanjutan dari program ini bertujuan memastikan sarana pendidikan di kawasan transmigrasi memenuhi standar kelayakan dan mampu menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.

Langkah lanjut dia lagi bertujuan untuk memastikan sarana pendidikan di kawasan transmigrasi layak dan mampu mendukung peningkatan kualitas SDM.

Adapun kawasan transmigrasi di Kabupaten Buton yang menerima manfaat dari program ini meliputi Kecamatan Lasalimu, Lasalimu Selatan, Siotapina, dan Wolowa. Fasilitas yang dibangun diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Buton berharap dukungan dari Kementerian Transmigrasi dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. 

Harmin menyebutkan, pada tahun sebelumnya Kabupaten Buton menerima bantuan dengan nilai anggaran sekitar Rp2 miliar.

Dia berharap tahun 2026 ini Kabupaten Buton mendapatkan bantuan lebih banyak lagi dari Kementrian Transmigrasi. (Adm)