Surumba.com - Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra memberikan apresiasi kepada empat Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai memiliki kinerja terbaik selama masa kepemimpinannya. Apresiasi tersebut disampaikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan inovasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Pujian itu disampaikan Bupati Alvin saat memberikan sambutan pada pelantikan La Ode Syamsuddin sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton, yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Buton, Kompleks Perkantoran Takawa, Senin (26 Januari 2026).

Empat kepala OPD yang mendapat apresiasi tersebut yakni Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buton, Suhardin Dulati; Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buton, Manafu; Kepala Dinas Transmigrasi Kabupaten Buton, Harmin; serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Buton, Juriadin.

Menurut Bupati Alvin, meski masih berstatus sebagai pelaksana tugas (Plt), Suhardin Dulati dinilai menunjukkan kinerja nyata, khususnya dalam penanganan persoalan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Galanti.

“Contoh yang bagus hari ini Pak Suhardin Dulati ini. Jangan kalian bercanda-canda, saya senang dengan kinerja beliau cuma masih Plt kasian dia. Nanti kita kerjakan dulu ya. Tiap hari kirimkan saya foto-foto. Izin pak saya bersihkan TPA di Galanti. Cuman kamu tolong juga di jalan 25 . Ini bagus. Yang saya pikir walaupun Plt bekerja keras,” ujar Bupati.

Selain itu, Bupati Alvin juga memberikan apresiasi kepada Kepala BPBD Buton, Manafu. Ia menilai kinerja BPBD Buton menunjukkan hasil konkret dengan berhasil mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.

“Manafu, beliau ini pulang-pulang dari Jakarta dapat mobil. Ini mantap. Mau kerja, mau kerja,” pujinya.

Apresiasi berikutnya disampaikan kepada Kepala Dinas Transmigrasi Kabupaten Buton, Harmin, yang dinilai aktif menjalin konsultasi dengan perguruan tinggi dalam menangani persoalan transmigrasi. Bupati juga memuji kinerja Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Buton, Juriadin.

“Transmigrasi juga ini Pak Harmin mantap juga ini selalu berkonsultasi dengan perguruan tinggi terkait masalah-masalah transmigrasi. Ini saya suka sekali. Kadis Koperasi juga kalau ada. Ini juga mantap sekali,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Alvin menegaskan bahwa dirinya menjunjung tinggi prinsip meritokrasi dalam penempatan jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menyebut ASN yang bekerja dengan baik akan mendapatkan perhatian dan apresiasi.

“Saya juga ingin memberi tahu teman-teman bahwa saya pribadi sebagai Bupati Buton menjunjung tinggi meritokrasi. Kalau teman-teman bekerja dengan baik pasti saya akan lirik. Dan pasti akan mendapatkan apresiasi. Entah itu naik jabatan atau yang lain-lain,” jelasnya.

Sebaliknya, Alvin menegaskan tidak akan menolerir ASN yang tidak menunjukkan kinerja. Ia menyampaikan peringatan keras kepada pejabat yang tidak mampu menjalankan tugas dengan baik.

“Tapi selain itu, jangan main-main. Saya tidak ada favorit di antara teman-teman ini saya harus mengatakan karena Buton memang sedang darurat sekarang. Kalau tidak bisa kerja. Nda usah kerja, lepas aja jabatan kalian,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mengatasnamakan dirinya untuk kepentingan jabatan. Ia menegaskan tidak menyukai praktik tersebut.

“Namun selain dari saya jangan coba-coba mengatasnamakan saya. Kalau teman-teman ingin mendapatkan jabatan. Ini saya benci sekali itu. Bukannya dapat nanti hilang itu jabatan,” tegasnya.

Untuk menjaga kedisiplinan ASN, Bupati Alvin meminta Sekda Buton yang baru dilantik agar melakukan penyaringan terhadap ASN yang dinilai tidak menjalankan tugas secara maksimal.

“Dan Pak Sekda bisa menjaga ini juga. Filter teman-teman ini yang mulai nakal-nakal ini. Kalau bisa kerja bagus. Kalau nda bisa ya sudah,” tandasnya. (Adm)